Line Balancing Pada Produksi Kabel Serat Optik Dengan Metode Ranked Positional Weight
JURNAL
Oleh : William Harapan Restadamai Siagian, Arif Budi Sulistyo, Anita Dyah JuniartiTahun : 2024
Abstrak
Abstrak
Penelitian dilakukan di PT. XYZ yang memproduksi dan menjadi produsen kabel serat optik dan pipa di Indonesia. Masalah yang dihadapi pada bagian produksi adalah ketidakseimbangan pembebanan waktu kerja pada tiap-tiap stasiun kerja. Situasi ini mengakibatkan terjadinya bottleneck atau penumpukan SF-Product yang sangat berpengaruh pada kinerja operator saat menghasilkan output produksi. Metode yang digunakan adalah line balancing dan Ranked Positional Weight untuk memberikan beban yang sama atau berimbang pada semua faktor proses produksi yang ada pada lintasan produksi tersebut sehingga mengurangi perbedaan waktu operasi antar stasiun kerja dan memperkecil idle time pada proses produksi kabel serat optik. Hasil penelitiannya adalah jumlah mesin pada Colouring Line, Buffering Line, Small Jacketing Line, Stranding Line, dan Jacketing Line adalah 5 mesin. Terdapat penggabungan task pada Colouring Line 1 & 2 untuk memenuhi kebutuhan pada Buffering Line 1, dan juga penggabungan task pada Buffering Line 1 & 2 untuk memenuhi kebutuhan pada Stranding Line 1. Selain itu, pembebanan waktu kerja yang seimbang pada Section 1 adalah 3115,17 menit, Section 2 adalah 2829,428 menit, Section 3 adalah 2094,424 menit, Section 4 adalah 2094,424 menit, dan Section 5 adalah 2094,424 menit.
Keywords – Line Balancing, Ranked Positional Weight, Stopwatch Time Study
Penelitian dilakukan di PT. XYZ yang memproduksi dan menjadi produsen kabel serat optik dan pipa di Indonesia. Masalah yang dihadapi pada bagian produksi adalah ketidakseimbangan pembebanan waktu kerja pada tiap-tiap stasiun kerja. Situasi ini mengakibatkan terjadinya bottleneck atau penumpukan SF-Product yang sangat berpengaruh pada kinerja operator saat menghasilkan output produksi. Metode yang digunakan adalah line balancing dan Ranked Positional Weight untuk memberikan beban yang sama atau berimbang pada semua faktor proses produksi yang ada pada lintasan produksi tersebut sehingga mengurangi perbedaan waktu operasi antar stasiun kerja dan memperkecil idle time pada proses produksi kabel serat optik. Hasil penelitiannya adalah jumlah mesin pada Colouring Line, Buffering Line, Small Jacketing Line, Stranding Line, dan Jacketing Line adalah 5 mesin. Terdapat penggabungan task pada Colouring Line 1 & 2 untuk memenuhi kebutuhan pada Buffering Line 1, dan juga penggabungan task pada Buffering Line 1 & 2 untuk memenuhi kebutuhan pada Stranding Line 1. Selain itu, pembebanan waktu kerja yang seimbang pada Section 1 adalah 3115,17 menit, Section 2 adalah 2829,428 menit, Section 3 adalah 2094,424 menit, Section 4 adalah 2094,424 menit, dan Section 5 adalah 2094,424 menit.
Keywords – Line Balancing, Ranked Positional Weight, Stopwatch Time Study
Deskripsi
Penerbit
: UNIVERSITAS BANTEN JAYA
Bahasa
: INDONESIA
Cakupan
: Repository
Sumber
: UNIVERSITAS BANTEN JAYA